Kamis, 28 November 2013
aku dan jalan Tuhan
aku tau mentari pagi itu seakan-akan mengolok-olokku "hey tumben jam segini sudah bangun", tapi aku tak peduli yang aku pedulikan hanya hari ini aku berharap menjadi hari besar untukku. Kembali aku mulai perjalanan menuju sebuah daerah yang mungkin juga bisa menjadi saksi sejarah hidupku kelak, kota kecil bernama Rimbo Bujang tempatku sekolah,bermusik dan belajar hidup. Satu jam berselang aku sudah bisa mencium riuh aroma pasar,pertanda aku sudah memasuki lingkup daerah itu. Namun sesampainya disana aku kecewa, kabar angin telah menipuku, membuatku harus berteman dengan jam dan waktu menanti angka 4 datang menjemputku. Hingga saat yang di tunggu pun tiba, angka 4 di jam tanganku menyapa,bergegas aku menuju tempat di mana aku bimbingan belajar. Namun sesampainya disana keberuntungan belum berpihak pada kami,satu persatu sahabatku mencoba dan tak satupun pula ada yang di terima,hingga giliranku tiba,kumasukkan semua kode yang diminta dan muncullah pernyataan yang tak pernah ku tunggu yang mengisaratkan aku tak beruntung di kancah ini. Hatiku di hujam,di rajam dan bahkan seperti semua hal kejam itu ku rasakan. Lekas saja senyum kebohongan dariku dan teman-teman pun menghiasi ruangan "sudah masih ada jalur lain".ketika itu aku sangat mengutuk arti SNMPTN,memaki bahwa itu hanya sebuah togel semata, rasa tidak terima dengan kegagalanku semakin terasa saat orang sekitarku seakan bertindak seperti wartawan "hey kuliah di mana kamu?" aku hanya bisa menjawab "aku masih berusaha mencari yang terbaik untukku". Rasa menyalahkan diri sendiri pun terus berlanjut namun hari terus berlari, hidupku pun berlanjut menuju kancah baru, sebuah ajang besar penentu masa depanku yakni menyambut, yang mereka sebut SBMPTN. Di sini aku harus kembali melengkapi amunisiku, berjalan jauh menuju kota besarlah salah satunya. Aku beranjak menuju kota bersama mereka pejuang sepertiku. kota ini sebenarnya tidak terlalu asing bagiku, kota yang harus selalu aku banggakan di manapun aku berada bahkan mungkin bukan hanya aku semua orang yang ada di sini. babak baru dimulai, aku mulai di sibukkan dengan kegiatan blajar dan bermain, yang pasti satu kata yang bisa menggambarkan kesanku di kota itu "nyasar" ya nyasarlah yang menciptakan banyak cerita di perjalananku bersama teman seperjuanganku serta saudara laki-lakiku. Satu bagian hidup yang mungkin bukan hanya aku yang mengingatnya, tapi semua yang merasakan saat itu. Satu hal yang ku syukuri, disana aku mulai bisa mengobati diri setelah menemukan sebuah buku milik saudara laki-lakiku buku yang mungkin akan selalu ada di ingatanku. Buku yang berjudul "Think positive, Feel positive and get positive life" membawa banyak arti perubahan di hidupku, dari situ aku mulai belajar berfikir positif. Waktu berputar dengan segala ceritanya, hingga tiba saat aku harus kembali ke medan perang, malam sebelum perang aku tak lagi mengisi amunisi, bukan merasa siap tapi memang sepertinya aku terlalu pasrah. Pagi pun menyambut, yak sejarah besar akan berlanjut, untuk pertama kali aku duduk di bangku universitas, salah satu universitas pilihanku bukan sebagai mahasiswa tapi masih sebagai calon mahasiswa. Perlahan soal sudah di bagikan di susul dengan lembar jawaban, mulai ku buka dan mulai pula aku merasa keteteran dengan soal ini,yak hari pertama hanya 48 soal TPA, 20 matdas yang bisa ku kerjakan. Pulang dengan sedikit kekecewaan, hingga hari baru bersinar aku telah siap untuk sesi kedua, soal yang aku sebut jurusan, di sini aku benar-benar tercengang soal yang ku terima jauh dari perkiraan,bahkan saking tak mampunya aku masih sempat menggambar di lembar soalku. aku terbawa dalam lamunanku, hingga terbesit sebuah pemikiran "kalo seperti ini aku pasti tidak akan berhasil,hmm aku harus memilih dengan memilih hanya ada dua kemungkinan aku berhasil atau tidak sama sekali". Kala itu aku memutuskan untuk menjawab acak soal tersebut yang aku ingat sempat aku berfikir sebuah angka yang bagiku bagus dan angka itu ku pilih untuk ku jadikan jawaban. Kembali, pulang dengan kekecewaan dan semua perasaan yang ku takutkan hingga aku benahi dengan berserah diri kepada Tuhan.Waktu datang untuk memaksaku pulang, ya selang sehari setelah itu kami pulang kembali ke kampung halaman berlanjut dengan mendapat label sebagai pengangguran. Berhari-hari aku di cap sebagai pengangguran,hidup tak menentu dengan arah tak jelas,tidur,main.makan.yaaa seperti itulah kira-kira. Hingga tepat tanggal 8 juni 2013 muncul kabar hasil SBMPTN keluar,kali ini aku hanya melihatnya dari telepon genggamku,jam yang ditunggu tiba sebuah pesan terpampang memeberi tahu bahwa hasil sudah keluar, tapi yang aku sesalkan sahabat yang memberi tahuku ternyata gagal, entah ada apa dan mengapa aku memutuskan untuk solat terlebih dahulu sebelum membuka hasil SBMPTN ku,selesai solat ku masukkan semua data yang di minta, dan terpampang sebuah kalimat " Selamat, anda dinyatakan lulus SBMPTN 2013" di sebuah universitas negeri yakni Universitas Andalas.Pesan saya kepada anda yang membaca "jika suatu saat anda gagal, jangan menyerah, Tuhan selalu punya jalan terbaik untuk hamba-Nya, lihatlah aku dan mereka(sahabatku) mereka adalah orang yang pernah gagal tapi mereka mampu bangkit dari kegagalannya dan mampu meraih apa yang mereka inginkan,gagal itu biasa tapi jangan biasa gagal :),dan kesuksesan itu bukan berarti anda tidak pernah gagal tapi sukses itu adalah ketika anda bisa bangkit dari kegagalan ,tetap semangat dan berfikir positif :)" semoga bermanfaat :)
Jumat, 01 November 2013
Rabu, 25 September 2013
tips dan trik menghadapi SBMPTN
Berikut adalah tips dan trik menghadapi Ujian tulis masuk perguruan tinggi (sbmptn,mandiri,spmb,dll.) :
- Penguasaan materi, Kuasailah seluruh materi-materi yang akan diujikan. Belajar dari pengalaman saya, soal SBMPTN memiliki tingkat kesulitan diatas soal UN,bahkan bisa jadi soal SBMPTN itu jauh dari prediksi teman-teman. Oleh karena itu, sebaiknya teman-teman melakukan persiapan lebih awal dengan cara mulai mencari buku-buku penunjang materi SBMPTN tersebut. sedikit Tips dari saya, sebaiknya teman-teman banyak memasang target pada materi TPA dan kemampuan dasar karena pada TPA dan Kemdas banyak menggunakan logika,namun bukan berarti kita meremehkan tes kemampuan jurusan, intinya maksimalkan kemampuan teman-teman :) .
- Lakukan Uji Coba (Try Out) - Saya sarankan teman-teman mengikuti Try Out atau berlatih sendiri dengan menjawab soal-soal yang ada dengan alokasi waktu yang ditentukan pada SBMPTN nanti. Karena dengan banyak berlatih kita akan terbiasa memanage waktu serta akan lebih banyak materi terkuasai.
- Pilihan Jurusan (Program Study) - Pilihlah program study dan PTN sesuai dengan kemampuan Anda. Pilihlah pada pilihan pertama program study yang sesuai dengan kemampuan teman-teman (bisa dikatakan cita-cita teman-teman). Pilihan kedua, pilihlah program study yang passing gradenya minimal 15% dibawah pilihan pertama.serta pilihan ketiga merupakan pilihan yang menurut teman-teman bisa teman-teman capai. note: dalam penyusunan pilihan perhatikan grade prodi(jurusan) yang teman-teman pilih susun dari grade terbesar pada pilihan pertama hingga grade yang terkeci pada pilihan ketiga.
- Banyak Berdoa, nah untuk tips yang terakhir ini adalah tips yang paling penting teman-teman, sekeras apapun kalian berusaha,sepintar apapun kalian,tanpa berdoa semua sepertinya sia-sia :),ingat semua harapan itu terwujud karna izin Tuhan Yang Maha Esa.
Selasa, 17 September 2013
Pengertian Perencanaan Menurut Para Ahli
Beberapa Arti Perencanaan Menurut Para Ahli
- Garth N.Jone, Perencanaan adalah suatu proses pemilihan dan pengembanngan dari pada tindakan yang paling baik untuk pencapaian tugas.
- M.Farland, Perencanan adalah suatu fungsi dimana pimpinan kemungkinan mengunakan sebagian pengaruhnya untuk mengubah daripada wewenangnya.
- Abdulrachman (1973), Perencanaan adalah pemikiran rasional berdasarkan fakta-fakta dan atau perkiraan yang mendekat (estimate) sebagai persiapan untuk melaksanakan tindakan-tindakan kemudian.
- Siagian (1994), Perencanaan adalah keseluruhan proses pemikiran dan penetuan secara matang daripada hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka pencapaian yang telah ditentukan.
- Terry (1975), Perencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan fakta-fakta, membuat serta menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu.
- Kusmiadi (1995), Perencanaan adalah proses dasar yang kita gunakan untuk memilih tujuan-tujuan dan menguraikan bagaimana cara pencapainnya.
- Soekartawi (2000), Perencanaan adalah pemilihan alternatif atau pengalokasian berbagai sumber daya yang tersedia.
Selasa, 10 September 2013
Proses sosial dan perubahan sosial
1. Pengertian proses sosial
Proses sosial adalah cara-cara berhubungan
yang dilihat apabila orang-perorangan
dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan
menentukan sistem serta bentu-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan
terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola
kehidupan yang terlah ada. Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh
timbale-balik antara berbagai segi kehidupan bersama, misalnya
pengaruh-mempengaruhi antara sosial dengan politik, politik dengan ekonomi,
ekonomi dengan hukum, dst.
Menurut
Selo Soemardjan, proses sosial adalah hubungan timbal balik antara manusia
(individu) dengan berbagai segi kehidupan bersama. Oleh karena itu, proses
sosial memiliki pengertian yang cukup luas, di mana di dalamnya mencakup
hubungan timbal balik antara manusia dengan segi ekonomi, manusia dengan
budaya, manusia dengan politik, dan juga antara manusia dengan manusia lainnya
di dalam suatu kelompok masyarakat.
Proses
sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dipengaruhi oleh beberapa
faktor sebagai berikut:
·
Identifikasi, yaitu kecenderungan
dan keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Proses ini dapat
berlangsung secara sengaja ataupun tidak disengaja. Contoh:
·
Sugesti, yaitu sikap menerima
suatu pandangan atau pemikiran dari pengaruh pihak lain. Contoh: orang yang
lagi tertimpa masalah cenderung lebih mudah tersinggung.
·
Simpati, yaitu suatu proses
seseorang yang merasa tertarik pada sesuatu atau pihak lain yang biasanya
bersifat subyektif. Contoh: seorang menyukai pelajaran sosiologi karena gurunya
cantik.
·
Imitasi, yaitu suatu proses
menirukan tindakan, nilai, dan norma yang ada pada pihak lain oleh suatu
individu atau kelompok sosial. Contoh: meniru gaya hidup seorang guru yang kamu
sukai.
Proses
sosial erat kaitannya dengan interaksi sosial, Bentuk umum proses sosial adalah
interaksi sosial(yang juga dapat dinamakan sebagai proses sosial) karena interaksi
sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Interaksi
sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan
antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara
orang perorangan dengan kelompok manusia. Interaksi sosial antara kelompok-kelompok
manusia terjadi antara kelompok tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya
tidak menyangkut pribadi anggota-anggotanya.
Interaksi
sosial terbagi menjadi dua,yakni :
·
Interaksi langsung
Interaksi langsung adalah
interaksi yang di lakukan antara individu dengan individu, individu dengan
kelompok, atau kelompok dengan kelompok yang dilakukan secara langsung bertatap
muka (face to face). Contoh : proses belajar mengajar.
·
Interaksi tak langsung
interaksi tidak langsung
adalah interaksi yang dilakukan dengan menggunakan perantara orang ketiga atau
melalui media lain seara tidak langsung. Contoh : Budi tidak dapat masuk kelas
karena sakit, Budi mengirimkan surat kepada guru melalui temannya.
Menurut
gilin dan gilin ada dua macam proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya
interaksi sosial,yakni :
a.
Proses-proses yang asosiatif yang
terbagi menjadi 4 bagian,yakni:
·
Kerjasama (cooperation), yakni
suatu bentuk usaha bersama antara beberapa orang atau antar beberapa lembaga
tertentu untuk mencapai suatu tujuan bersama.
·
Akomodasi (accomodation), yakni
suatu proses atau upaya yang dilakukan untuk meredakan konflik atau ketegangan
yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.
·
Asimilasi (accimilation), yakni
suatu upaya untuk meningkatkan kesatuan tindakan,sikap, dan proses proses
mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama.
·
Adaptasi (adaptation), yaitu prose
penyesuaian diri yang dilakukan individu atau suatu kelompok yang sebelumnya
mengalami konflik atau pertentangan dalam rangka mengurangi ketegangan konflik
yang terjadi.
Dari
penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa proses sosial merupakan suatu
cara berhubungan antar sesama manusia sebagai makhluk sosial dan merupakan
suatu cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok masyarakat
saling bertemu dan menentukan sistem atau aturan agar proses komunikasi
bersamaberjalan dengan baik. Sedangkan interaksi sosial merupakan kunci dari
semua kehidupan sosial serta merupakan bentuk umum dari proses sosial.
2.
Pengertian perubahan sosial
Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai
suatu proses pergeseran
atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat,
meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk
mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.
Berikut beberapa Pengertian Perubahan Sosial Menurut Ahli :
1. William
F.Ogburn mengemukakan bahwa “ruang lingkup perubahan-perubahan sosial meliputi
unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun yang immaterial, yang
ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap
unsur-unsur immaterial.”
2. Kingsley Davis
mengartikan “perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan
yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.”
3. MacIver
mengatakan “perubahan-perubahan sosial merupakan sebagai
perubahanperubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai
perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.”
4. JL.Gillin dan
JP.Gillin mengatakan “perubahan-perubahan sosial sebagai
suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena
perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi
penduduk, idiologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan
baru dalam masyarakat.”
5. Samuel Koenig
mengatakan bahwa “perubahan sosial menunjukkan pada
modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan
manusia”.
6.
Selo Soemardjan mengatakan perubahan sosial adalah
semua perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, dan mencakup
didalamnya nilai-niai dan pola-pola perilaku diantara kelompok-kelompok yang
ada dalam masyarakat.
7. Bruce C. Cohel
mengemukakan bahwa Perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dan
perubahan pada organisasi sosial. Syarat utama dalam perubahan itu adalah
sistem sosial dalam pergaulan hidup yang menyangkut nilai-nilai sosial dan
budaya masyarakat.
Contoh-contoh perubahan sosial :
a)
Contoh perubahan sosial secara lambat (evolusi)
·
Perkembangan industri
·
Penggunaan komputer
·
Penggunangan kapal terbang
b)
Contoh perubahan sosial cepat
·
Revolusi Perancis
·
Revolusi Vietnam
·
Revolusi pesawat terbang
c)
Contoh perubahan sosial kecil
·
Mode rambut
·
Mode pakaian
·
Mode sepatu
d)
Contoh perubahan sosial besar
·
Perubahan kepala negara
·
Perubahan susunan kabinet
·
Perubahan sistem pemerintahan
e)
Contoh perubahan yang tidak direncanakan
·
Mode
rambut
·
Revolusi
·
Cara bicara
Dari uraian di atas dapat
disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah modifikasi atau semua perubahan yang
terjadi pada masyarakat yang kemudian mempengaruhi sistem sosial yang
disebabkan beberapa faktor seperti perubahan geografis.
pengertian kelembagaan sosial
1.
PENGERTIAN KELEMBAGAAN SOSIAL
Lembaga Sosial menurut para ahli:
a. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi
b. Horton dan Hunt, lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting
c. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat
d. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia
a. Mac Iver dan Page yaitu tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakan asosiasi
b. Horton dan Hunt, lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting
c. Kornblum mengemukakan bahwa lembaga sosial sebagai suatu struktur status dan peran yang diarahkan ke pemenuhan keperluan dasar anggota masyarakat
d. Koentjoroningrat memberi batasan yang dimaksud dengan pranata sosial adalah sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kompleks khusus dalam kehidupan manusia
2.
CIRI-CIRI LEMBAGA SOSIAL
Berikut
adalah ciri-ciri dari lembaga sosial:
1. Merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku
yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatandan hasilnya terdiri atas adat
istiadat, tata kelakuan dan kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara
langsung dan tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional
2. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan
3. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu
4. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan
5. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya
6. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkutan dalam menjalankan fungsinya
2. Mempunyai tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan
3. Mempunyai suatu atau beberapa tujuan tertentu
4. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan
5. Mempunyai lambang atau simbol yang menggambarkan tujuan dan fungsinya
6. Mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar dari pranata yang bersangkutan dalam menjalankan fungsinya
3.
TIPE – TIPE LEMBAGA
Menurut Gillin dan Gililin tipe lembaga sosial dapat ditinjau dari
berbagai sudut antara lain :
1.
Dari Sudut Perkembangannya
a.
crescive institutions : tidak sengaja dibentuk
dari adat istiadat masyarakat.
Contoh : institusi agama, pernikahan
b. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat.
b. enacted institutions : sengaja dibentuk dari adat istiadat masyarakat.
Contoh : institusi pendidikan
2.
Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh
Masyarakat
a.
basic
institutions : penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat.
Contoh : keluarga, sekolah, negara
b. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Contoh : rekreasi
b. subsidiary institutions: dianggap kurang penting untuk memelihara tata tertib di masyarakat. Contoh : rekreasi
3.
Dari Sudut Penerimaan Masyarakat
a. approved atau social sanctional institutions : diterima oleh
masyarakat.
Contoh: sekolah dan perusahaan dagang
b. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat, walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. Contoh : penjahat, pencoleng
Contoh: sekolah dan perusahaan dagang
b. unsanctioned institutions : ditolak oleh masyarakat, walau masyarakat tidak mampu memberantasnya. Contoh : penjahat, pencoleng
4.
Dari Sudut Penyebarannya
a.
general
institutions : diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia.
Contoh: pranata agama
b.resstricted
institutions : dikenal oleh masyarakat tertentu saja.
Contoh :
pranata agama Islam, Kristen, Katholik, budha dan Hindu
5.
Dari Sudut Fungsinya
a.
operative institutions : berfungsi menghimpun
pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat
yang bersangkutan, misal, masyarakat industri.
b.regulative institutions : bertujuan mengawasi adat istiadat atau
tata kelakuan yang ada dalam masyarakat, misalnya pranata hukum seperti
kejaksaan dan pengadilan.
Macam lembaga sosial diantaranya:
1.
Lembaga Keluarga
Keluarga
adalah unit social yang terkecil dalam masyarakat dan juga institusi pertama
yang dimasuki seorang manusia ketika dilahirkan. Proses Terbentuknya Keluarga
Pada umumnya keluarga terbentuk melalui perkawinan yang sah menurut agama, adat
atau pemerintah dengan proses seperti dibawah ini :
- Diawali dengan adanya interaksi antara pria dan wanita
- Interaksi dilakukan berulang-ulang, lalu menjadi hubungan social yang lebih intim sehingga terjadi proses perkawinan.
- Setelah terjadi perkawinan, terbentuklah keturunan , kemudian terbentuklah keluarga inti.
2.
Lembaga Pendidikan
Fungsi ini berkaitan dengan fungsi lembaga
pendidikan secara tersembunyi yaitu menciptakan atau melahirkan kedewasaan
peserta didik.Singkat kata bahwa fungsi pendidikan yang berkaitan dengan fungsi
yang nyata (manifest) adalah :
a.
mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari
nafkah
b.mengembangkan bakat perseorangan demi
kepuasan pribadi dan bagi kepentaingan masyarakat.
c. melestarikan kebudayaan
d. menanamkan ketrampilan yang perlu
bagi partisipasi dalam demokrasi.
3.
Lembaga Ekonomi
Pada hakekatnya tujuan yang hendak dicapai
oleh lembaga ekonomi adalah terpenuhinya
kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup masyarakat.
Fungsinya dari lembaga ekonomi adalah :
1.memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan
2.memberikan pedoman untuk melakukan pertukaran barang/barter
3.memberi pedomantentang harga jual beli barang
4.memberi pedoman untuk menggunakan tenaga kerja
5.memberikan pedoman tentang cara pengupahan
6.memberikan pedomantentang cara pemutusan hubungan kerja
Fungsinya dari lembaga ekonomi adalah :
1.memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan
2.memberikan pedoman untuk melakukan pertukaran barang/barter
3.memberi pedomantentang harga jual beli barang
4.memberi pedoman untuk menggunakan tenaga kerja
5.memberikan pedoman tentang cara pengupahan
6.memberikan pedomantentang cara pemutusan hubungan kerja
4.
Lembaga Politik
Lembaga politik
merupakan lembaga yang menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi
tercapainya keamanan dan ketentraman masyarakat. Lembaga yang merupakan
pembantunya adalah seperti sistem hukum dan perundang-undangan, kepolisian,
angkatan bersenjata, kepegawaian, kepartaian, hubungan diplomatik. Bentuk
pranata atau institusi politik yang mengkoordinasi segala kegiatan diatas
disebut negara. Fungsi lembaga politik :
· Pelembagaan norma melalui Undang-Undang yang
disampaikan oleh badan-badan legislatif.
· Melaksanakan Undang-Undang yang telah
disetujui.
· Menyelesaikan konflik yang terjadi di antara
para warga masyarakat yang bersangkutan.
· Menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan
kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan seterusnya.
· Melindungi para warga masyarakat atau warga
negara dari serangan bangsa lain.
· Memelihara kesiapsiagaan/kewaspadaan
menghadapi bahaya.
5.
Lembaga Agama
Lembaga Agama adalah
sistem keyakinan dan praktek keagamaan dalam masyarakat yang telah dirumuskan
dan dibakukan.
Fungsi Lembaga agama adalah:
· Sebagai pedoman hidup
· Sumber kebenaran
· Pengatur tata cara hubungan manusia dengan
manusia dan manusia dengan Tuhan
· Tuntutan prinsip benar dan salah
Langganan:
Komentar (Atom)