1. Pengertian Kebudayaan
Berikut adalah pengertian kebudayaan menurut para ahli :
·
E. B. Tylor
kebudayaaan adalah keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung
ilmu pengetahuan yang lain serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota
masyarakat.
·
R. Linton
kebudayaan adalah konfigurasi dari tingkah laku dan hasil laku, yang unsur
– unsur pembentukan didukung serta diteruskan oleh anggota masyarakat tertentu.
·
C. Klukhohn dan W.H.
Kelly
kebudayaan adalah sebagai hasil tanya jawab dari para ahli antropologi,
sejarah, hukum, psychologi, yang implisit dan eksplisit, rasional, irasional
terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku
manusia.
·
Melville J. Herskovits
kebudayaan sebagai “man made part of the environtment” (bagian dari
lingkungan buatan manusia).
·
Dawson
mengatakan bahwa kebudayaan adalah cara hidup bersama (culture is common
way of life)
·
J.P.H. Dryvendak
kebudayaan adalah kumpulan dari cetusan jiwa manusia sebagai yang beraneka
ragam berlaku dalam suatu masyarakat tertentu.
·
Prof. Dr. Koentjaraningrat
kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil kelakuan yang
teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatnya dengan belajar dan yang
semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat.
·
Sultan Takdir Alisyahbana
kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
·
Dr. Moh. Hattta
kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa
·
Mangunsarkoro
kebudayaan adalah segala yang bersifat hasil kerja jiwa manusia dalam arti
yang seluas – luasnya
·
Drs. Sidi Gazalba
kebudayaan adalah cara berpikir dan merasa menyatakan diri dalam seluruh
segi kehidupan dari golongan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan
suatu ruang dan suatu waktu.
·
Ki Hajar Dewantara
kebudayaan berarti buah budi manusia adalh hasil perjuangan manusia terhadp
dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup
manusiauntuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran dalam hidup dan
penghidupan guna mencapai keselamatan
dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
jadi, kebudayaan adalah hasil dari buah budi
(gagasan) manusia yang berupa cipta, rasa dan karsa baik yang kongkrit ataupun
abstrak yang bertujuan untuk mencapai kesempurnaan hidup. Yang dalam
pengaplikasianya di lakukan dengan pola – pola perilaku, bahasa, organisasi
sosial, religi, seni, dan lainnya yang telah menjadi kebiasaan yang turun
temurun dari leluhur.
2. Pengertian Masyarakat
Berikut pengertian masyarakat menurut beberapa ahli :
·
PETER
L. BERGER
masyarakat adalah suatu keseluruhan kompleks
hubungan manusia yang luas sifatnya. Keseluruhan yang kompleks sendiri berarti
bahwa keseluruhan itu terdiri atas bagian-bagian yang membentuk suatu kesatuan.
·
KARL
MARX
Masyarakat ialah keseluruhan hubungan -
hubungan ekonomis, baik produksi maupun konsumsi, yang berasal dari
kekuatan-kekuatan produksi ekonomis, yakni teknik dan karya.
·
GILLIn
& GILLIN
Masyarakat adalah kelompok manusia yang
mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh
kesamaan.
·
HAROLD J. LASKI
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia
yang hidup dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan
mereka bersama.
·
ROBERT MACIVER
Masyarakat adalah suatu sistim
hubungan-hubungan yang ditertibkan (society means a system of ordered relations)
·
SELO
SOEMARDJAN
Masyarakat adalah orang-orang yang hidup
bersama dan menghasilkan kebudayaan.
·
HORTON
& HUNT
Masyarakat adalah suatu organisasi
manusai yang saling berhubungan
·
MANSUR FAKIH
Masyarakat adalah sesuah sistem yang
terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian
secara terus menerus mencari keseimbangan (equilibrium) dan harmoni
·
PAUL B.
HORTON & C. HUNT
masyarakat merupakan kumpulan manusia
yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal
di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian
besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
Jadi, masyarakat adalah suatu
organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dalam kurun
wakru yang cukup lama dan menghasilkan peraturan-peraturan demi menjaga
keseimbangan dan harmoni.
3. Hubungan manusia dengan kebudayaan
Budaya
sebagai sistem gagasan menjadi pedoman bagi manusia dalam bersikap dan
berperilaku. Seperti apa yang dikatakan Kluckhohn dan Kelly bahwa “Budaya
berupa rancangan hidup” maka budaya terdahulu itu merupakan gagasan prima yang
kita warisi melalui proses belajar dan menjadi sikap perilaku manusia
berikutnya yang kita sebut sebagai nilai budaya.
Berdasarkan
penjelasan di atas hubungan manusia dengan kebudayaan adalah kebudayaan
merupakann hasil dari ide, gagasan dan pemikiran baik nyata ataupun abstrak dan
juga rancangan hidup masa depan. Sehingga dapat diartikan pula bahwa semakin
tinggi tingkat kebudayaan manusia, semakin tinggi pula tinggkat pemikirian
setiap manusia. Kebudayaan itu sendiri digunakan untuk melangsungkan
kehidupan bermasyarakat antar manusia karena sifat manusia yaitu makhluk
social yaitu manusia tidak dapat hidup sendiri melainkan harus hidup dengan manusia
lainnya.
Sehingga
bisa dikatakan bahwa manusia adalah makhluk yang berbudaya. Manusia sebagai
Makhluk Berbudaya berarti manusia adalah makhluk yang memiliki kelebihan dari
makhluk – makhluk lain yang diciptakan di muka bumi ini yaitu manusia memiliki
akal yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan ide dan gagasan yang selalu
berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu manusia harus
menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepemimpinannya di muka bumi
disamping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki, menciptakan nilai
kebaikan, kebenaran, keadilan dan tanggung jawab agar bermakna bagi
kemanusiaan. Selain itu manusia juga harus mendayagunakan akal budi untuk
menciptakan kebahagiaan bagi semua makhluk Tuhan di muka bumi ini.
4. Fungsi kebudayaan dalam masyarakat
Kebudayaan mempunyai
fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Masyarakat memiliki
kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menjalani kehidupannya.
Kebutuhan- kebutuhan masyarakat tersebut sebagian besar dipenuhi oleh
kebudayaanyang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Mengapa sebagian besar? Karena
kemampuan manusia terbatas sehingga kemampuan kebudayaan yang merupakan hasil
ciptaannya juga terbatas di dalam memenuhi segala kebutuhan.
Kebudayaan juga mengatur supaya manusia
dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat menentukan sikapnya
kalau mereka berhubungan dengan orang lain. Setiap orang bagaimanapun hidupnya, akan selalu menciptakan
kebiasaan bagi dirinya sendiri. Kebiasaan (habit) merupakan suatu perilaku
pribadi yang berarti kebiasaan orang seorang itu berbeda dari kebiasaan orang
lain, walaupun mereka hidup dalam satu rumah. Kebiasaan menunjuk pada suatu
gejala bahwa seseorang di dalam tindakan-tindakannya selalu ingin melakukan
hal-hal yang teratur baginya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar