Minggu, 09 Maret 2014

pengertian kelompok sosial



1.    Pengertian kelompok sosial
Berikut pengertian kelompok sosial menurut beberapa ahli :
· Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, kelompok sosial sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya dan saling berinteraksi.
· Soerjono Soekanto, kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan antara mereka secara timbale balik dan saling mempengaruhi
· Hendropuspito, kelompok sosial sebagai suatu kumpulan nyata, teratur dan tetap dari individu-individu yang melaksanakan peran-perannya secara berkaitan guna mencapai tujuan bersama
· Secara sosiologis pengertian kelompok sosial adalah suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungan dan saling berinteraksi satu sama lain dan dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Disamping itu terdapat beberapa definisi dari para ahli mengenai kelompok sosial.
Dapat disimpulkan bahwa kelompok sosial adalah sekumpulan manusia yang memiliki persamaan ciri dan memiliki pola interaksi yang terorganisir secara berulang-ulang, serta memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya.
2.    Pengertian organisasi sosial
Berikut pengertian organisasi social menurut beberapa ahli:
· Bakke, Organisasi merupakan  sebuah sistem yang kontinue dari penggunaan, pemindahan aktivitas-aktivitas manusia yang dibebankan dan dikoordinasikan, sehingga membentuk suatu kumpulan tertentu yang terdiri dari manusia, material, kapital, gagasan, dan sumber daya alam ke dalam suatu keseluruhan pemecahan persoalan
· Allen, Organisasi adalah suatu proses identifikasi dan pembentukan serta pengelompokan kerja, mendefinisikan dan mendelegasikan wewenang maupun tanggung jawab dan menetapkan hubungan - hubungan dengan maksud untuk memungkinkan orang-orang bekerjasama secara efektif dalam menuju tujuan yang ditetapkan.
· Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
· James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Secara sederhana, organisasi bisa diartikan sebagai suatu alat atau wadah kerjasama untuk mencapai tujuan bersama dengan pola tertentu  yang perwujudannya memiliki kekayaan baik fisik maupun non fisik.

3.    Perbedaan Organisasi Dan Kelompok Sosial
Berikut tabel perbedaan organisasi dan kelompok social :
No

Kelompok Sosial
Organisasi Sosial
1
Faktor Pembentuk
Kesamaan dan kedekatan
Alas an Sosial dan alas an material
2
Visi dan Misi
Tidak jelas
jelas
3
Pembagian Kerja
Tidak jelas
Jelas
4
Norma/aturan
Tidak tertulis
Tertulis
5
Hierarkhi/struktur
Tidak ada
Ada
6
Sifat Keanggotannya
Non Formal
Formal
7
Interaksi
Intensif
Berdasarkan aturan tertentu

4.    Proses Terbentuknya Kelompok Sosial
Menurut Abdul Syani, terbentuknya suatu kelompok sosial karena adanya naluri manusia yang selalu ingin hidup bersama. Manusia membutuhkan komunikasi dalam membentuk kelompok, karena melalui komunikasi orang dapat mengadakan ikatan dan pengaruh psikologis secara timbal balik. Ada dua hasrat pokok manusia sehingga ia terdorong untuk hidup berkelompok, yaitu:
  1. Hasrat untuk bersatu dengan manusia lain di sekitarnya
  2. Hasrat untuk bersatu dengan situasi alam sekitarnya 

5.    Syarat Terbentuknya Kelompok Sosial
Kelompok-kelompok sosial merupakan himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama dan saling berinteraksi. Untuk itu, setiap himpunan manusia agar dapat dikatakan sebagai kelompok sosial, haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Setiap anggota kelompok memiliki kesadaran bahwa dia merupakan bagian dari kelompok yang bersangkutan.
  • Ada kesamaan faktor yang dimiliki anggota-anggota kelompok itu sehingga hubungan antara mereka bartambah erat. Faktor-faktor kesamaan tersebut, antara lain
    • Persamaan nasib
    • Persamaan kepentingan
    • Persamaan tujuan
    • Persamaan ideologi politik
    • Persamaan musuh
·         Kelompok sosial ini berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku.
  • Kelompok sosial ini bersistem dan berproses.

6.    Tipe-Tipe Kelompok Sosial
·         Klasifikasi Tipe-tipe Kelompok Sosial
Hal-hal yang perlu di perhatikan dalam pengklasifikasian kelompok social :
a.       Besar kecilnya anggota kelompok
b.      Derajat interaksi dalam kelompok
c.       Kepentingan dan wilayah
d.      Kelangsungan kepentingan
e.      Derajat organisasi
·         Kelompok Sosial dipandang dari Sudut Individu
Pada masyarakat yang kompleks, biasanya setiap manusia tidak hanya mempunyai satu kelompok sosial tempat ia menjadi anggotanya. Namun, ia juga menjadi anggota beberapa kelompok sosial sekaligus. Terbentuknya kelompok-kelompok sosial ini biasanya didasari oleh kekerabatan, usia, jenis kelamin, pekerjaan atau kedudukan.
·         In-Group dan Out-Group
Sebagai seorang individu, kita sering merasa bahwa aku termasuk dalam bagian kelompok keluargaku, margaku, dan negaraku. Semua kelompok tersebut berakhiran dengan kepunyaan “ku”. Itulah yang dinamakan kelompok sendiri (In group) karena aku termasuk di dalamnya. Banyak kelompok lain dimana aku tidak termasuk keluarga, ras, suku bangsa, pekerjaan, agama dan kelompok bermain. Semua itu merupakan kelompok luar (out group) karena aku berada di luarnya.
·         Kelompok Primer (Primary Group) dan Kelompok Sekunder (Secondary Group)
Menurut Charles Horton Cooley, kelompok primer adalah kelompok-kelompok yang ditandai dengan ciri-ciri saling mengenal antara anggota-anggotanya serta kerja sama yang erat yang bersifat pribadi,seperti: keluarga dan klan.Sedangkan, kelompok sekunder adalah kelompok-kelompok besar yang terdiri atas banyak orang, antara dengan siapa hubungannya tida perlu berdasarkan pengenalan secara pribadi dan sifatnya juga tidak begitu langgeng. Dalam kelompok sekunder, hubungan sosial bersifat formal, impersonal dan segmental (terpisah), serta didasarkan pada manfaat (utilitarian).
·         Paguyuban (Gemeinschaft) dan Patembayan (Gesellschaft)
paguyuban adalah suatu bentuk kehidupan bersama, di mana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah, serta kekal. Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan rasa kesatuan batin yang memang telah dikodratkan. Tipe-tipe paguyuban yaitu,paguyuban karena ikatan darah (gemeinschaft by blood), Paguyuban karena tempat (gemeinschaft of place),Paguyuban karena jiwa pikiran (gemeinschaft of mind), Sebaliknya, patembayan (gesellschaft) adalah ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu tertentu yang pendek. Ciri-ciri hubungan paguyuban dengan patembayan :
Paguyuban
Patembayan
Personal
Informal
Tradisional
Sentimental
Umum
Impersonal
Formal, kontraktul
Utilitarian
Realistis, “ketat”
Khusus
·         Formal Group dan Informal Group
Menurut Soerjono Soekanto, formal group adalah kelompok yang mempunyai peraturan yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antar sesamanya.Sedangkan pengertian informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi yang pasti.
·         Membership Group dan Reference Group
Mengutip pendapat Robert K Merton, bahwa membership group adalah suatu kelompok sosial, di mana setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut. Reference group adalah kelompok sosial yang menjadi acuan seseorang (bukan anggota kelompok) untuk membentuk pribadi dan perilakunya.
·         Kelompok Okupasional dan Volunteer
Kelompok okupasional yang merupakan kelompok terdiri atas orang-orang yang melakukan pekerjaan sejenis. Kelompok Volunteer mencakup orang-orang yang mempunyai kepentingan sama, namun tidak mendapatkan perhatian masyarakat yang semakin luas jangkauannya tadi.

DAFTAR PUSTAKA
Yudiachmadriski.2012, 12 Juni. Pengertian dan Definisi Organisasi Menurut Para Ahli. Diperoleh 14 September 2013,dari http://yudiachmadriski.blogspot.com/2012/06/pengertian-dan-definisi-organisasi.html
Wordpress,social.2010, 22 Januari, Kelompok Sosial & Organisasi Sosial. Dipeorleh 14 September 2013,dari http://5osial.wordpress.com/2010/01/22/kelompok-sosial-organisasi-sosial/
Wordpress,Infosos.2012, 2 Juli, Kelompok Sosial dan Organisasi Sosial. Dipeorleh 14 September 2013,dari http://infosos.wordpress.com/kelas-xi-ips/kelompok-sosial/
Rustanto,Bambang.2011, 4 maret, PRAKTEK PEKERJAAN SOSIAL DENGAN ORGANISASI. Diperoleh 13 September 2013,dari http://bambang-rustanto.blogspot.com/2011/08/pelayanan-kesejahteran-sosial-melalui.html
dokteralif.2013, 5 April, Perbedaan Kelompok Social Dan Organisasi Sosial. Diperoleh 13 September 2013,dari http://dokteralif.blogspot.com/2013/04/perbedaan-kelompok-sosial-dan.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar